Media Jihad Indonesia

MUI Pekanbaru kecam keputusan Jokowi tentang penghapusan perda

  • Reporter:
  • Kamis, 16 Juni 2016 | 15:07
  • / 10 Ramadhan 1437
  • Dibaca : 657 kali
MUI Pekanbaru kecam keputusan Jokowi tentang penghapusan perda
Seorang anak melihat sebuah poster antimiras pada aksi Gerakan Anti Miras (minuman keras) Nasional di Car Free Day (CFD) kawasan Dago, Kota Bandung, Ahad (19/1).

masihwan.com  Р Ternyata perda yang disetujui oleh Presiden Jokowi memang benar mengebiri masyarakat Muslim di Indonesia. Dan hari ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Pekanbaru memprotes keputusan dari pemerintah pusat dan akan berusaha mempertahankan dan memperjuangkan perda yang mengandung nilai agama dan mora Islam khususnya.

Penghapusan perda itu dinilai telah melemahkan ajaran syariat Islam yang selama ini berkembang di Pekanbaru. “Saya kesal karena 80 sampai 85 persen mayoritas Islam di Indonesia, berarti Presiden kurang mendengar aspirasi masyarakat, melalui organisasi ini saya akan suarakan sampai ke Jakarta,” protes Ketua MUI Pekanbaru Ilyas Husti usai seminar Pekan Tilawatil Quran di Gedung RRI Pekanbaru, Kamis 16/06/2016).
Seperti diberitakan sebelumnya bahwa pemerintahan Jokowi melalui Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo telah berjanji untuk tidak menghapus perda yang berkaitan dengan agama Islam, tapi hal demikian hanya retorika dari pemerintahan Jokowi yang memang selama ini banyak melukai masyarakat muslim Indonesia khususnya. (baca :

Janji Mendagri Tjahjo Kumolo : perda bernuansa Islam tidak dihapus

Lebih lanjut Ilyas Husti mengatakan bahwa MUI sangat mendukung kebijaksanaan Pemerintah Pusat tetapi tidak dengan penghapusan perda yang mengandung nilai nilai Islam yang sangat bermanfaat bagi daerah pekanbaru.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
  • ¬©2017 masihwan.com

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional