Media Jihad Indonesia

Mengharuskan Sholat Jumat 2 shift, PD Dharma ditegur anggota dewan

  • Reporter:
  • Rabu, 7 September 2016 | 04:20
  • / 4 Djulhijjah 1437
  • Dibaca : 413 kali
Mengharuskan Sholat Jumat 2 shift, PD Dharma ditegur anggota dewan

masihwan.com  –  Jakarta, Kembali terjadi di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam dimana pelarangan untuk beribadah khususnya ibadah sholat Jum’at. Sebuah BUMD di DKI Jakarta yang mengelola rumah Potong hewan telah melarang karyawannya untuk melakukan Sholat Jumat secara bersama sama.
Dirut PD Dharma jaya Marina, Ratna Dwi Kusuma Jati telah membuat kebijaksanaan Perusahaannya melarang karyawan untuk melaksanakan Sholat Jumat secara bersama sama. Ratna membolehkan Sholat Jumat tapi dengan syarat harus dilakukan 2 kali atau 2 shift.
PD Dharma Jaya Marina memang bermasalah di mata dewan DPRD DKI Jakarta. Selain itu masalah pemberhentian karyawan honorer yang dilakukan oleh dirut dengan sewenang wenang.
Maka anggota Komisi B DPRD DKI Endah Parjoko menegaskan dewan akan menunda rencana pemberian dana penyertaan modal pemerintah (PMP) untuk PD Dharma Jaya di APBD 2017 sebesar Rp98 miliar.
Anggota Dewan dari Gerindra itu mengatakan “Dewan minta agar pemberian dana PMP untuk PD Dharma Jaya sebesar Rp98 miliar ditunda dulu. Kalau perlu dibatalkan. Bahkan Saya juga minta agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI melakukan audit terhadap BUMD itu. Saya minta juga agar jajaran direksi jangan semena-mena melakukan kebijakan yang justru merugikan karyawan.”
Berita terakhir disebutkan bahwa ratusan pegawai PD Dharma Jaya, berencana melakukan mogok massal dalam waktu dekat. Aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di kantor mereka di Jalan Raya Penggilingan Nomor 36, Cakung, Jakarta Timur itu untuk memprotes tindakan arogan Direktur Utama PD Dharma Jaya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
  • ©2017 masihwan.com

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional