Media Jihad Indonesia

MUI: Awliya dengan arti “temen dekat” aja ga boleh, apalagi “pemimpin”

  • Reporter:
  • Minggu, 23 Oktober 2016 | 08:13
  • / 21 Muharram 1438
  • Dibaca : 288 kali
MUI: Awliya dengan arti “temen dekat” aja ga boleh, apalagi “pemimpin”

masihwan.com  –  Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia, Cholil Nafis mengatakan bahwa perbedaan penafsiran Alqur’an tidak menjadikan arti bahwa kita boleh menjadikan sebagai pemimpin kita.
Maka dari itu polemik tentang penerjemahan oleh Depag tentang ayat Alqur’an surat Al Maidah ayat 51 ini hendaknya jangan jadikan alasan untuk membolehkan umat Islam dipimpin oleh Kaum Kafir. ”Kalau teman dekat dan penolong saja tak boleh, apalagi sebagai pemimpin. Teman dekat yang setia itu karena akan tahu rahasia Muslim, penolong itu karena kekuatannya. Dengan demikian, maka pemimpin pasti lebih dilarang,” kata Ketua Komisi Dakwah MUI ini.
Seperti diberitakan oleh banyak masyarakat Islam Indonesia tentan dugaan dirubahnya tafsir Al Qur’an Surat Al Maidah Ayait 51 ini yang dijumpai banyak di toko toko buku. Tulisan “awliya” yang sebelumnya diartikan sebagai pemimpin diganti menjadi temen setia.

 

 

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
  • ©2017 masihwan.com

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional