Media Jihad Indonesia

Presiden Jokowi berusaha untuk selalu memonitor perkembangan Rohingya

  • Reporter:
  • Rabu, 13 September 2017 | 14:37
  • / 21 Djulhijjah 1438
  • Dibaca : 328 kali
Presiden Jokowi berusaha untuk selalu memonitor perkembangan Rohingya

masihwan.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemerintah turut berperan aktif menunjang warga Rohingya setelah mengalami kekerasan di Rakhine, Myanmar. Hal ini disampaikan Jokowi di hadapan para ulama dan pimpinan pondok pesantren di Istana Merdeka, Jakarta sore ini.

“Berkaitan bersama Rohingya State, ini terhitung kudu kita sampaikan bahwa pemerintah sesungguhnya sudah sejak awal-awal menghendaki penjelasan yang konkret berasal dari Pemerintah Myanmar,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/9).

Dia menjelaskan, pada Januari dan Februari lalu pemerintah sudah mengirimkan pertolongan kemanusiaan berupa obat-obatan dan makanan sebanyak 10 kontainer. Presiden pun pada mulanya sudah mengutus Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk mendesak Pemerintah Myanmar menghentikan kekerasan pada warga Rohingya.

“Karena ini sesungguhnya berkaitan bersama histori politik yang ada di sana, bersama urusan ekonomi yang ada di sana, sesungguhnya masalah yang sangat kompleks,” ujar Jokowi.

Pemerintah, kata Jokowi, terhitung menyoroti pendidikan anak-anak Rohingya bersama membangun sekolah di Rakhine. Selanjutnya, pemerintah berjanji dapat membangun rumah sakit terbesar di Rakhine State, Myanmar. “Karena itu sesungguhnya yang diperlukan bukan kecaman-kecaman atau pernyataan-pernyataan yang keras, tidak selesaikan masalah,” ujarnya.

Pengiriman pertolongan kemanusiaan langkah pertama dikerjakan pagi hari ini. Bantuan kepada para pengungsi Rohingya selanjutnya dapat dikirimkan secara bertahap merasa pekan depan.

Melalui diplomasi yang dibangun, pemerintah mendapatkan akses untuk mengirimkan pertolongan kepada pengungsi baik di Myanmar maupun Bangladesh. Menurut Jokowi, Indonesia merupakan cuma satu negara yang mendapatkan akses untuk menyalurkan bantuannya. “Alhamdulilah cuma Pemerintah Indonesia yang diberikan area untuk bisa masuk ke lokasi kejadian di Myanmar itu,” kata dia.

Presiden pun menghendaki masukan berasal dari para ulama berkaitan cara pemerintah didalam memberi tambahan pertolongan kemanusiaan kepada Rohingya. Masukan-masukan ini, kata Jokowi, dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil kebijakan pemerintah. “Saya mohon masukan Pak Kiai, ulama, untuk pemerintah agar dicermati terhitung oleh masyarakat pada ulama dan umara ini bisa berjalan beriringan terus,” ujar Jokowi.  (mir)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
  • ©2017 masihwan.com

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional